Idul Fitri Saling Memaafkan

idulfitri05Hari Raya ‘Idul Fitri  ini adalah hari berbahagia dan bergembira, bagi kita umat Islam, yang telah melaksanakan ibadah puasa Ramadlan. Setelah umat Islam melaksanakan ibadah puasa Ramadlan, ditambah dengan shalat Tarawih dan shalat ‘Idul Fitri, maka mereka keluar dari dosa-dosanya seperti pada hari mereka dilahirkan ibunya. Berarti umat Islam pada hari ini sudah dalam keadaan bersih dari noda dan dosa.

idulfitri05

اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُه

اَللهُ اَكْبَرُ اَللهُ اَكْبَرُ اَللهُ اَكْبَرُ. اَللهُ اَكْبَرُ اَللهُ اَكْبَرُ اَللهُ اَكْبَرُ.  اَللهُ اَكْبَرُ اَللهُ اَكْبَرُ اَللهُ اَكْبَرُ. اَللهُ اَكْبَرُ كَبِيرًاوَالْحَمدُللهِ كَثِيرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَاَصِيلاً. لاَاِلهَ اِلاَّاللهُ وَاللهُ اَكْبَرُ اَللهُ اَكْبَرُ وَللهِ الْحَمْدُ

اَلْحَمْدُلِلّهِ الَّذِىْ شَرَعَ لِعِبَادِهِ مَوَاسِمَ مُبَارَكَةً. يَفْرَحُ فِيْهَا الطَّائِعُوْنَ وَ يَسُرُّفِيْهَاالْمُؤْمِنُوْنَ. وَمِنْ هَذِهِ الْمَوَاسِمِ مَاشَرَعَ لَهُمْ مِنَ اْلاَعْيَادِ الْمُبَارَكَةِ الَّتِى نَعُوْدُعَلَيْهِمْ مَرَّتَيْنِ كُلَّ سَنَةٍ وَتَكَرَّرَعَلَيْهِمْ بِالْخَيْرِوَالْفَضْلِ وِاْلاِحْسَانِ وَالْبَرَكَةِ فِى الْفِطْرِ بَعْـدَصِيَـامِ رَمَضَـانَ . اَشْهَدُاَنْ لآاِلَهَ اِلاَّاللهُ وَحْـدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ  وَاَشْهَدُاَنَّ مُحَمَّدًاعَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلىَ سَيِّدِنَا وَمَوْلاَنَا مُحَمَّدٍ وَعَلىَ اَلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ تَسْلِيْمًاكَثِيْرًا

اَمَّابَعْدُ:   فَيَـاعِبَـادَالله!! اِتَّـقُـوااللهَ حَقَّ تُـقَاتِه وَلاَتـَمُوْتُنَّ اِلاَّوَاَنْـتُمْ مُسْلِمُوْنَ

وَاعْلَمُوْااَنَّ يَوْمَكُمْ هَذَايَوْمُ عِيْدِالْفِطْرِ. وَاَنَّ الْعِيْدَفِى اْلاِسْلاَمِ عِيْدُالْفِكْرَةِ الْعَابِدَةِ لاَعِيْدُالْفِكْرَةِ الْعَابِثَةِ. وَاَنَّ الْعِيْدَهُوَاِثْبَاتُ اْلاُمَّةِ وُجُوْدِهَاالرُّوْحَانِىْ فِى اَجْمَلِ مَعَانِيْهِ. لاَاِثْبَاتُ وُجُوْدِهَاالْحَيَوَانِى فِى اَكْثَرِ مَعَانِيْهِ . وَاَنَّ الْعِيْدَهُوَيَوْمُ الْمَبْدَا لاَيَوْمُ الْمَادَّةِ. وَاَنَّ الْعِيْدَهُوَفَرْحَةُ الْمُسْلِمِ بِتَوْفِيْقِ اللهِ لَهُ فِى اَدَاءِ مَاافْتَرَضَهُ عَلَيْهِ

Allohuakbar Allohuakbar Allohuakbar Allohuakbar walillahilhamd.

Hadirinalkirom rohimakumulloh,..

Marilah kita senantiasa bertaqwa kepada Allah SWT, dengan sebenar-benarnya taqwa, yaitu menjalankan segala yang diperintahkan oleh Allah dan menjahui segala laranganNya. Dan janganlah kita meninggalkan dunia ini kecuali tetap dalam keadaan iman dan Islam.

Ketahuilah, bahwa hari ini adalah hari besar Islam, hari raya Idul Fitri, suatu hari dimana umat Islam kembali pada fitrahnya setelah sebulan penuh menjalankan puasa Romadlon. Id dalam Islam mempunyai arti kembalinya umat Islam kepada  keadaan yang sebenarnya sebagai hamba Allah, kembali pada kesadaran beribadah dan bukan kembali mengikuti hawa nafsu yang mengajak pada kerusakan. Id juga berarti memantapkan unsur rohani umat Islam dalam berbagai arti positip, dan bukan dalam berbagai arti negatif. Id  juga berarti suatu hari yang memulai lembaran baru yang lebih baik, dan bukan yang lebih jelek. Id berarti pula suatu kebahagiaan bagi seorang muslim karena mendapatkan pertolongan Allah dapat menjalankan ibadah puasa selama sebulan penuh yang diwajibkan atas dirinya.

Allohuakbar Allohuakbar Allohuakbar, Allohuakbar walillahilhamd.

Hadirinalkirom rohimakumulloh,..

Hari Raya ‘Idul Fitri  ini adalah hari berbahagia dan bergembira, bagi kita umat Islam, yang telah melaksanakan ibadah puasa Ramadlan. Setelah umat Islam melaksanakan ibadah puasa Ramadlan, ditambah dengan shalat Tarawih dan shalat ‘Idul Fitri, maka mereka keluar dari dosa-dosanya seperti pada hari mereka dilahirkan ibunya. Berarti umat Islam pada hari ini sudah dalam keadaan bersih dari noda dan dosa.

Allohuakbar Allohuakbar Allohuakbar, Allohuakbar walillahilhamd.

Hadirinalkirom rohimakumulloh,..

Sesudah kita lepas tidak mempunyai tanggungan      حَقُّ الله  karena telah dilimpahkan pengampunan dari Allah, maka kita menyelesaikan حَقُّ اْلاَدَمِى karena manusia tidak dapat bebas dari kesalahan dan kekhilafan kepada sesamanya. Terkadang kita menyebut-nyebut atau mengatakan sesuatu yang menyakitkan hati, terkadang kita mempunyai rasa iri dan dengki terhadap sesama muslim, terutama dalam pergaulan hidup bertetangga, terkadang pula kita menggunjing dan membicarakan orang lain yang tidak disukai oleh orang yang kita bicarakan. Oleh karena itu marilah kita meminta ma’af, minta dihalalkan kepada saudara muslim, dari segala kesalahan dan kekhilafan, lahir dan batin. Dan marilah kita berusaha untuk tidak lagi bertindak yang menyakitkan hati, membuka aib dan menggunjing sesama muslim. Dan marilah kita mengingat subuah hadis yang merupakan  pesan Rasulullah saw :

لاَتَغْتَابُواالْمُسْلِمِيْنَ وَلاَتَتَبَّعُوْاعَوْرَاتِهِمْ فَاِنَّهُ مَنْ تَتَبَّعَ عَوْرَةَ اَخِيْهِ تَتَبَّعَ اللهُ عَوْرَتَهُ وَمَنْ تَتَبَّعَ عَوْرَتَهُ يَفْضَحُهُ فِى جَوْفِ بَيْتِهِ

Artinya:

Janganlah kalian menggunjing dan membicarakan orang-orang Islam, tanpa disukai mereka, dan janganlah kalian meneliti cacat (aib, kekurangan) orang Islam. Karena orang yang mengintip-intip cacat saudaranya, maka Allah mengintip-intip cacatnya, dan orang yang diteliti cacatnya oleh Allah, maka dia dibuka cacatnya, akan dibuat malu dihadapan keluarganya, atau cacat keluarga akan diperlihatkan.

Disebutkan dalam kitab Ihya’ :

وقيل : اَوْحِىَ اللهُ اِلىَ مُوْسَى عَلَيْهِ السَّلاَمُ . مَنْ مَاتَ تَائِبًا مِنَ الْغِيْبَةِ فَهُوَ آخِرُمَنْ يَدْخُلُ الْجَنَّةَ وَمَنْ مَاتَ مُصِرًّاعَلَيْهَا فَهُوَ اَوَّلُ مَنْ يَدْخُلُ النَّارَ

Artinya:

Allah mewahyukan kepada Nabi Musa as. ; Siapa yang meninggal sudah bertobat dari dosa menggunjing (gibah), maka ia adalah orang yang terakhir masuk surga. Dan siapa yang meninggal dalam keadaan belum bertobat dari dosa menggunjing, maka ia adalah orang yang pertama masuk neraka.

Disebutkan pula dalam satu riwayat :

Di masa Rasulullah saw, ada seorang laki-laki datang kepada beliau, dia mengadukan: Wahai Rasulullah, ada orang perempuan yang terkenal ahli shalat, ahli shadaqah dan ahli puasa sunnah, tetapi perempuan itu rajin menyakiti tetangga dengan mulutnya. Nabi menjawab: Orang perempuan itu tetap di dalam neraka.

Oleh karena itu, jika kita merasa pernah menggunjing saudara muslim, maka hendaklah memohon ma’af kepadanya dan memohon ampun kepada Allah, karena orang yang menggunjing tidak diampuni oleh Allah sampai ia dima’afkan oleh orang yang digunjing. Sebagaimana dijelaskan dalam sebuah hadis:

وَاِنَّ صَاحِبَ الْغِيْبَةِ لاَيُغْفَرُ لَهُ حَتَّى يَغْفِرَ لَهُ صَاحِبُهُ

Artinya:

Dan sungguh orang yang menggunjing itu tidak diampun oleh Allah sehingga dia dima’af oleh orang yang dipergunjingkan.

Allohuakbar Allohuakbar Allohuakbar, Allohuakbar walillahilhamd.

Hadirinalkirom rohimakumulloh,..

Di hari raya ‘Idil Fitri ini, selain kita saling ma’af mema’afkan, marilah kita mempererat dan menyambung tali silaturahmi, karena dengan silaturahmi Allah akan menambah umur dan rizki kepada kita.

Sebagaimana sabda Rasulullah saw:

مَنْ اَحَبَّ اَنْ يَبْسُطَ لَهُ فِى رِزْقِهِ وَيُنْسِأَ فِى اَثْرِهِ فَلْيَصِلْ رَحِمَهُ

{رواه البخرى ومسلم}

Artinya:

Barangsiapa ingin supaya rizkinya luas dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklan ia menyambung sanak keluarganya.

Selain dari itu, di hari raya ‘Idul Fitri ini, marilah kita berkunjung atau sowan kepada orang tua, memohon ma’af dan mohon do’a. Dan marilah kita juga mengunjungi ‘alim ulama, karena mengunjungi orang ‘alim itu seakan-akan mengunjungi Nabi. Sebagaimana sabda Rasulullah saw:

مَنْ زَارَعَالِـمًافَكَاَنَّمَازَارَنِىْ  وَمَنْ صَافَحَ عَالِـمًافَكَاَنَّمَا صَافَحَنِى وَمَنْ جَالَسَ عَالِـمًافَكَاَنَّمَاجَالَسَنِى فِى الدُّنْيَا  وَمَنْ جَالَسَنِىْ فِى الدُّنْيَا اَجْلَسْتُهُ مَعِىْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ

Artinya:

Barangsiapa mengunjungi orang ‘alim, maka seakan-akan dia mengunjungi aku (Nabi), dan barangsiapa berjabat tangan dengan orang ‘alim, maka seakan-akan dia berjabat tangan dengan aku. Dan siapa yang bermajelis (duduk-duduk) dengan orang ‘alim, maka seakan-akan dia bermajelis dengan aku di dunia. Dan siapa yang bermajelis dengan aku di dunia, maka dia akan bersama aku di hari kiamat.

Allohuakbar Allohuakbar Allohuakbar, Allohuakbar walillahilhamd.

Hadirinalkirom rohimakumulloh,..

Marilah kita bersama-sama memohon kepada Allah, semoga kita semua dianugerahi kemuliaan di dunia dan akhirat. Senantiasa mendapatkan taufiq dan hidayah untuk dapat melaksanakan perintah-perintah-Nya. Dan mudah-mudahan kita dijumpakan lagi dengan ‘Idul Fitri yang akan datang dalam keadaan sehat wal afiat, berkah rizki dan berkah umur. Aamiin yaa robbal ‘aalamiin.

وَاللهُ تَعَالىَ يَقُوْلُ. وَبِقَوْلِهِ يَهْتَدِى الْمُهْتَدُوْنَ. وَاِذَاقُرِئَ الْقُرْآنُ فَاسْتَمِعُوْالَهُ وَاَنْصِتُوْالَعَلَّكُمْ تُرْحَمُوْنَ . اَعُوْذُبَاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ. بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ. يَااَ يُّهَاالنَاسُ اِنَّ وَعْدَاللهِ حَقٌّ فَلاَتَغُرَّنَّكُمُ الْحَيَاةُ الدُّنْيَا وَلاَيَغُرَّنَّكُمْ بِاللهِ الْغَرُوْرُ. اِنَّ الشَّيْطَانَ لَكُمْ عَدُوٌّفَاتَّخِذُوْهُ عَدُوًّا اِنَّمَايَدْعُوْحِزْبَهُ لِيَكُوْنُوْامِنْ اَصْحَابِ السَّعِيْرِ. اَلَّذِيْنَ كَفَرُوْالَهُمْ عَذَابٌ شَدِيْدٌ وَالَّذِيْنَ آمَنُوْاوَعَمِلُواالصَّالِحَاتِ لَهُمْ مَغْفِرَةٌ وَاَجْرٌكَبِيْرٌ

اَللهُ اَكْبَرُ اَللهُ اَكْبَرُ اَللهُ اَكْبَرُ لاَاِلهَ اِلاَّاللهُ وَاللهُ اَكْبَرُ اَللهُ اَكْبَرُ وَللهِ الْحَمْدُ

بَارَكَ اللهُ لِى وَلَكُمْ فِى الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ . وَنَفَعَنِىْ وَاِيَّاكُمْ ِبمَافِيْهِ مِنَ اْلآيَاتِ وَالذِّكْرِالْحَكِيْــمِ  وَقُلْ رَبِّ اغْفِرْوَارْحَمْ وَاَنْتَ خَيْرُالرَّاحِمِيْـنَ

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: