2 Komentar

Kematian Adalah Suatu Kepastian

Kita semua menyadari bahwa umur kita selama ini dari hari ke hari bukanlah malah bertambah, akan tetapi sebaliknya justru semakin berkurang dan terus berkurang hingga datangnya ajal. Ini berarti kesempatan kita untuk beramal sholeh semakin sedikit, sedang perbuatan dosa selalu bertambah. Kita harus pandai memanfaatkan kesempatan yang semakin sedikit itu dengan memperbanyak amal sholeh (perbuatan-perbuatan yang baik), sebelum kesempatan itu harus direnggut oleh maut. Kita upayakan agar kesempatan itu tidak terbuang percuma, atau berlalu dengan sia-sia, karena jika ajal datang tidak akan dapat diundur walaupun sesaat.
Allah berfirman :
Tiap-tiap umat mempunyai ajal (batas waktu), maka apabila telah datang waktunya, mereka tidak dapat mengundurkannya sesaatpun, dan tidak dapat pula memejukannya. (Al A’raf :34)

Mati adalah sesuatu ketentuan yang pasti dialami oleh setiap orang. Siapa saja takkan mampu menghindar sekalipun ia telah berusaha menghindarinya. Akan tetapi kebanyakan manusia melalaikan mati, seolah-olah mati itu takkan pernah terjadi, sehingga lupa akan kehidupan akhirat yang abadi yang ditentukan oleh amal perbutannya selama hidup di dunia.
Sesungguhnya dunia ini adalah sawah ladang tempat kita menanam amal, yang hasilnya akan kita petik di akhirat nanti. Siapa yang berbuat baik di dunia, tentu akan memperoleh pahala dari sisi Allah, dan siapa yang berbuat jahat, maka Allah akan membalasnya dengan siksa.
Allah berfirman :
Dan Allah menciptakan langit dan bumi dengan tujuan yang benar dan agar dibalasi tiap-tiap diri terhadap apa yang dikerjakannya, dan mereka tidak akan dirugikannya. (Al Jatsiyah 22)

Dalam ayat yang lain Allah berfirman;
Dan (pada hari itu) kamu lihat tiap-tiap umat berlutut. Tiap-tiap umat dipanggil untuk (melihat) buku catatan amalnya. Pada hari itu kamu diberi balasan terhadap apa yang telah kamu kerjakan. (Allah berfirman) : “Inilah kita (catatan) Kami telah menyuruh mencatat apa yang telah kamu kerjakan. (Al Jatsiyah : 28-29)

Semoga dengan ayat-ayat ini kita semua dapat selalu memanfaatkan kesempatan untuk memperbanyak amal shaleh, bertaubat kepada Allah dan berdzikir kepada-Nya.
Rasulullah saw. telah mengingatkan kepada kita;
Wahai manusia, bertaubatlah kalian kepada Allah sebelum kalian mati, pergunakanlah kesempatan hidup ini untuk beramal sholeh sebelum kalian sibuk, eratkanlah hubunganmu dengan Tuhanmu dengan memperbanyak dzikir kepadaNya, dan perbanyaklah sedekahdengan rahasia atau dengan terang-terangan, maka Allah akan memberi rizki dan menolong serta memberi kemenangan kepada kamu sekalian.

Sungguh betapa mulianya orang-orang yang mau beramal sholeh di sisi Tuhannya, sebagaimana firman Allah;
Adapun orang-orang yang beriman dan beramal yang sholeh, maka Tuhan akan memasukkan mereka ke dalam rahmatNya (sorga). Itulah keberuntungan yang nyata. (Al Jatsiyah :30)

Maut pasti akan datang menjemput kita dan kita tidak tahu kapan datangnya. Yang jelas bahwa mati adalah sesuatu yang pasti.

2 comments on “Kematian Adalah Suatu Kepastian

  1. Pak kapan2 saya diajari buat blog biar klo mati orang masih ingat sama saya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: