Tinggalkan komentar

Mengeluarkan Zakat

omaraliDan apa yang kamu berikan berupa zakat yang kamu maksudkan untuk mencapai keridloan Allah, maka (mereka yang demikian) itulah orang-orang yang melipat gandakan (pahalanya). (QS. Ar Ruum-39)

omarali

اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُه

اَلْحَمْدُلِلّهِ الَّذِىْوَفَّقَ عِبَادَهُ الْمُؤْمِنِيْنَ ِلاَدَاءِاْلاَعْمَالِ الصَّالِحَاتِ وَشَرَحَ صُدُوْرَاَوْلِيَاءِهِ الْمُتَّقِيْنَ لِلاِْ يْمَانِ بِمَاجَاءَ رَسُوْلُهُ مِنَ الْحِكْمَةِ وَاْلاَيَاتِ. وَكَشَفَ عَنْ قُلُوْبِ اَحْبَابِهِ حَبَّبَ الْجَهَالَةِ وَالضَّلاَلاَتِ. وَ يَسَّرَلَهُمْ مِنَ الْبَاقِيَاتِ الصَّالِحَاتِ مَايَتَبَوَّؤُنَ بِهِ مَنَازِلَ الْجَنَّاتِ. اَحْمَدُهُ سُبْحَانَهُ عَلىَ مَااَنَالَهُ مِنَ اْلاَسْمَاءِالْحُسْنَى وَالصِّفَاتِ. وَاَشْكُرُهُ عَلىَ مَااَسْدَهُ مِنَ اْلاِنْعَامِ وَالْبَرَكَاتِ. وَاَشْهَدُاَنْ لآاِلَهَ اِلاَّاللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ شَهَادَةً اَرْجُوْبِهَارَفِيْعَ الدَّرَجَاتِ. وَاَشْهَدُاَنَّ مُحَمَّدًاعَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ صَاحِبُ اْلاَيَاتِ وَالْمُعْجِزَاتِ.اَللّهُمَّ صَلِّ عَلىَ سَيِّدِنَامُحَمَّدٍوَعَلىَ اَلِهِ وَاَصْحَابِهِ اُولِى الْفَضَائِلِ وَالْكَرَمَاتِ

اَمَّا بَعْدُ: فَيَااَ يُّهَاالنَّاسِ !! اِتَّقُواالله بِامْتِثَالِ الْمَأْمُوْرَاتِ وَاجْتِنَابِ الْمَنْهِيَّاتِ. وَاعْلَمُوْااَنَّ اللهَ فَرَضَ عَلَيْكُمْ اِيْتَاءَالزَّكَواتِ مِنْ َاغْنِيَائِكُمْ لِفُقَرَاءِكُمْ. قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: اِنَّ تَمَامَ اِسْلاَمِكُمْ اَنْ تُؤَدُّوْا زَكَاةَ اَمْوَالِكُمْ

Hadirinalkirom rohimakumulloh,..
Marilah bersama-sama kita tingkatkan taqwa kita kepada Allah SWT. Dengan mentaati dan melaksanakan perintah-perintahNya dan menjahui larangan-laranganNya. Senoga kita termasuk dalam golongan hamba-hambaNya yang selamat dan bahagia fiddunia wal akhiroh.

Hadirinalkirom rohimakumulloh,..
Harta benda yang pada hakikatnya milik Allah yang diamanatkan kepada kita, agar dibelanjakan pada jalan yang diridloi Allah SWT. Oleh karena itu wajib kita bersyukur kepadaNya dengan melaksanakan perintahNya, baik melalui zakat, infak dan lainnya dari harta yang kita miliki. Dan perlu kita ketahui bahwa harta yang sebenarnya milik kita adalah harta yang kita keluarkan pada jalan Allah, untuk mencapai keridloanNya. Karena harta itulah yang akan mendatangkan kemanfaatan bagi kita fiddunya wal akhiroh dan Allah akan mengganti harta tersebut berlipat ganda.

Allah berfirman di dalam Al Quranulkariim,.. (QS. Saba’-39)

قُلْ اِنَّ رَبِّى يَبْسُطُ الرِّزْقَ لِمَنْ يَشَاءُ مِنْ عِبَادِهِ وَيَقْدِرُلَهُ وَمَااَنْفَقْتُمْ مِنْ شَيْئٍ فَهُوَيُخْلِفُهُ وَهُوَخَيْرُالرَّازِقِيْنَ

Artinya:
Katakanlah; Sesungguhnya Tuhanmu melapangkan rizki bagi siapa yang dikehendakiNya dari hamba-hambaNya, dan menyempitkan kepada siapa yang dikehendakiNya. Dan barang apa saja yang kalian nafkahkan, maka Allah akan menggantinya. Dan Dialah pemberi rizki yang sebaik-baikNya.

وَقَالَ اللهُ تَعَالىَ

وَمَااَتيَْتُمْ مِنْ َزكَوةٍ تُرِيْدُوْنَ وَجْهَ اللهِ فَاُولَئِكَ هُمُ الْمُضْعِفُوْنَ

Artinya;
Dan apa yang kamu berikan berupa zakat yang kamu maksudkan untuk mencapai keridloan Allah, maka (mereka yang demikian) itulah orang-orang yang melipat gandakan (pahalanya). (QS. Ar Ruum-39)

Hadirinalkirom rohimakunulloh,..
Marilah kita yang telah diberi keluasan rizki oleh Allah dan telah berkewajiban zakat, kita keluarkan zakat itu untuk mensucikan kekayaan yang kita miliki. Dan ketahuilah bahwa sebagian dari kekayaan kita ada hak bagi fakir miskin. Marilah kita berikan sebagian harta itu kepada yang berhak.
Dan janganlah kita tumpuk-tumpuk tanpa mengeluarkan zakatnya. Karena yang demikian ini justru akan membawa mala petaka.

Alloh berfirman di dalam Al Quranulkariim:

وَلاَيَحْسَبَنَّ الَّذِيْنَ يَبْخَلُوْنَ بِمَااتهُمُ اللهُ مِنْ فَضْلِه هُوَ خَيْرٌلَهُمْ بَلْ هُوَشَرٌّ لَهُمْ سَيُطَوَّقُوْنَ مَابَخِلُوْابِه يَوْمَ الْقِيَامَةِ

Artinya:
Sekali-kali janganlah orang-orang yang bakhil dengan harta yang Allah berikan kepada mereka dari karuniaNya menyangka, bahwa kebakhilan itu baik bagi mereka. Harta yang mereka bakhilkan itu akan dikalungkan kelak di lehernya di hari kiamat. (QS. Ali Imron-180)

Dan dalam hadis yang diriwayatkan oleh Imam Thabrani, bahwa Rosululloh SAW menjelaskan:

مَانِعُ الزَّكَاةِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ فِى النَّارِ

Artinya:
Orang yang menahan zakat itu pada hari kiamat ada di dalam neraka.
Begitulah ancaman Allah terhadap orang-orang yang telah berkewajiban zakat, namun enggan menunaikannya.

Hadirinalkirom rohimakumulloh,..
Disamping kewajiban mengeluarkan zakat, Allah juga menganjurkan agar sebagian dari karunia yang diberikan kepada kita, dinafkahkan atau diinfakkan untuk kepentingan orang lain yang diridloi Allah SWT. Allah berfirman di dalam Al Quranulkariim:

وَاَنْفِقُوْافِىْ سَبِيْلِ اللهِ وَلاَتُلْقُوْابِاَيْدِيْكُمْ اِلىَ التَّهْلُكَةِ وَاَحْسِنُوْا اِنَّ اللهَ يُحِبُّ الْمُحْسِنِيْنَ

Artinya:
Dan nafkahkanlah (harta bendamu) di jalan Allah, dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan, dan berbuat baiklah, karena sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik. (QS. Al Baqarah-195)

اَعُوْذُبِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ

وَاَنْفِقُوْامِمَّارَزَقْنَاكُمْ مِنْ قَبْلِ اَنْ يَأْتِىَ اَحَدَكُمُ الْمَوْتَ فَيَقُوْلَ رَبِّ لَوْلاَاَخَّرْتَنِى اِلى اَجَلٍ قَرِيْبٍ فَاَصَّدَّقُ وَاَكُنْ مِنَ الصَّالِحِيْنَ

بَارَكَ اللهُ لِى وَلَكُمْ فِى الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ . وَنَفَعَنِىْ وَاِيَّاكُمْ ِبمَافِيْهِ مِنَ اْلآيَاتِ وَالذِّكْرِالْحَكِيْــمِ. وَقُلْ رَبِّ اغْفِرْوَارْحَمْ وَاَنْتَ خَيْرُالرَّاحِمِيْـنَ

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: