1 Komentar

Isro’ Mi’roj

147Maha  suci Allah  yang  telah memperjalankan hambanya pada  suatu malam  dari   Masjidil  Haram  ke  Masjidil  Aqsho  yang  telah  kami perlihatkan   kepadanya   sebagian   tanda – tanda   kebesaran   kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat. Ketika  Rosululloh  menyebutkan isroknya, orang-orang kafir Makkah mendustakannya,  maka Alaoh SWT  menurunkan  ayat  tersebut guna membenarkan nabiNya  dan  apa-apa  yang  dikatakan.

al_aqsa_1986

اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُه

اَلْحَمْدُلِلّهِ الَّذِىْ اَسْرَى بِعَبْدِه لَيْلاًمِنَ الْمَسْجِدِالْحَرَامِ اِلىَ الْمَسْجِدِ اْلاَقْصَى الَّذِىْ بَارَكْنَاحَوْلَه لِنُرِيَه مِنْ آيَاتِـنَااِنَّه  هُوَالسَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ. اَشْهَدُاَنْ لاَاِلهَ اِلاَّاللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ وَهُوَاللَّطِيْفُ الْخَبِيْرُ. وَاَشْهَدُاَنَّ مُحَمَّدًاعَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الَّذِىْ مَعْلُوْمٌ شَهِيْرٌ. اَللّهُمَّ صَلِّ عَلى سَيِّدِنَامُحَمَّدٍ وَعَلى آلِه وَاَصْحَابِه وَتَابِعِيْهِمْ اِلى يَوْمُ الْحَشْرِ

اَمَّابَعْدُ: فَيَاعِبَادَالله!! اِتَّقُوااللهَ حَقَّ تُقَاتِه وَلاَتَمُوْتُنَّ اِلاَّ وَاَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ

Hadirinalkirom rohimakumulloh,..

Marilah  kita  meningkatkan  taqwa  kita  kepada Allah SWT dengan sebenar – benarnya  taqwa,   supaya  kita  semua  termasuk  golongan orang – orang   yang  beruntung ,   bahagia   sejahtera  fiddunya  wal akhiroh,   lebih-lebih  di  bulan  yang  penuh dengan kebaikan seperti halnya bulan Rajab ini.

Bulan Rajab memang dipilih  oleh  Allah  untuk  terjadinya  peristiwa luar biasa  yang  dialami junjungan kita  nabi besar Muhammad SAW

yaitu Isrok dan Mi’roj  untuk  menghadap Allah  robbul ‘alamin pada tanggal 27 Rajab.

قَالَ اللهُ تَعَالى

سُبْحَانَ الَّذِىْ اَسْرَى بِعَبْدِه لَيْلاًمِنَ الْمَسْجِدِالْحَرَامِ اِلىَ الْمَسْجِدِ اْلاَقْصَى الَّذِىْ بَارَكْنَاحَوْلَه لِنُرِيَه مِنْ آيَاتِـنَااِنَّهُ  هُوَالسَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ

Maha  suci Allah  yang  telah memperjalankan hambanya pada  suatu malam  dari   Masjidil  Haram  ke  Masjidil  Aqsho  yang  telah  kami perlihatkan   kepadanya   sebagian   tanda – tanda   kebesaran   kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat.

Hadirinalkirom rohimakumulloh,..

Ketika  Rosululloh  menyebutkan isroknya, orang-orang kafir Makkah mendustakannya,  maka Alaoh SWT  menurunkan  ayat  tersebut guna membenarkan nabiNya  dan  apa-apa  yang  dikatakan.  Namun  bagi mereka yang hati, telinga dan matanya tertutup, tetap saja tidak mau menerima.  Dan  alhamdulillah  kita yang hidup jauh  dari  jamannya Rosululloh   telah  dianugerahi   nikmat  iman   oleh  Allah   sehingga mempercayai semua yang terjadi pada Rosululloh SAW.

Kita   semua   telah   mengerti  bahwa  pada  garis  besar   isrok   dan mi’rojnya   Rosululloh  SAW   adalah  perlu  menerima  amanat  yaitu sholat lima waktu yang langsung dari  Allah tanpa  melalui  malaikat Jibril. Sehingga ibadah sholat mempunyai fadilah yang istimewa.

Rosululloh SAW bersabda:

اَوَّلُ مَايُحَاسَبُ بِهِ الْعَبْدُيَوْمَ الْقِيَامَةِ مِنْ عَمَلِهِ صَلاَتُهُ فَاِنْ صَلُحَتْ فَقَدْاَفْلَحَ وَاَنْجَحَ. وَاِنْ فَسَدَتْ فَقَدْخَابَ وَخَسِرَ. فَاِنْ اَنْتَقَصَ مِنْ فَرِيْضَتِهِ شَيْئًا. قَالَ الرَّبُّ عَزَّوَجَلَّ: اُنْظُرُوْاهَلْ لِعَبْدِى مِنْ تَطَوُّعٍ فَيُكَمَّلَ بِهَامَاانْتَقَصَ مِنَ الْفَرِيْضَةِ ثُمَّ تَكُوْنُ سَائِرُاَعْمَلِه عَلى هذَا

Sesungguhnya yang pertama diperhitungkan pada seorang hamba di hari qiyamat dari amal perbuatannya ialah sholat, maka jika sempurna berarti lulus dan beruntung. Dan bila kurang atau rusak, maka pasti kecewa dan rugi. Dan apabila terdapat kekurangan dalam sholat fardunya, Allah berfirman: Perhatikanlah kalau-kalau hambaku bersholat sunnah untuk mencukupi kekurangan yang fardu. Kemudian setelah selesai soal sholat barulah lain-lain amal perbuatannya.

Keutamaan lain dari sholat lima waktu adalah dapat membersihkan dosa bagaikan orang orang membersihkan badannya (mandi) lima kali dalam sehari. Sebagaimana sabda Rosululloh saw;

اَرَاَيْتُمْ لَوْاَنَّ نَهْرًابِبَابٍ اَحَدِكُمْ يَغْتَسِلُ فِيْهِ كُلَّ يَوْمٍ خَمْسًا مَاتَقُوْلُ ذلِكَ يُبْقِى مِنْ دَرَنِهِ ؟ قَالُوْا: لاَيُبْقِى مِنْ دَرَنِه شَيْئًا قَالَ: فَذَامِثَلُ الصَّلَوَاتِ الْخَمْسِ

Tahukah kalian, seandainya dihadapan pintu salah seorang dari kamu ada sungai, ia mandi tiap hari lima kali, bagaimana pikiran kamu, masih adakah kotoran yang tinggal pada badannya? Kata para sahabat “tentu tidak akan ada sesuatu kotoran pun yang tinggal padanya” Sabda Rosululloh; itulah perumpamaan sholat lima waktu.

Hadirinalkirom rohimakumulloh,..

Dalam hal sholat ini Ibnu Mas’ud r.a. berkata:

مَنْ لَمْ تَأْمُرْهُ صَلاَتُهُ بِالْمَعْرُوْفِ وَلَمْ تَنْهَهُ عَنِ الْمُنْكَرِلَمْ يَزْدَدْمِنَ الله اِلاَّبُعْدًا وَقَرَاَهَذِهِ اْلاَيَةِ : وَاَقِمِ الصَّلاَةَ اِنَّ الصَّلاَةَ تَنْهى عَنِ الْفَحْشَآءِوَالْمُنْكَرِ

Siapa yang tidak didorong oleh sholatnya untuk berbuat kebaikan dan tidak tercegah dari mungkar, maka tidak bertambah dari Allah kecuali jauh. Lalu Ibnu Mas’ud membacakan ayat; wa aqimis sholata innas sholata tanha anil fahsyai wal munkar (tegakkanlah sholat, sesungguhnya sholat itu dapat mencegah dari perbuatan keji dan mungkar).

Oleh karena itu marilah kita tingkatkan sholat kita agar lebih khusuk lagi sehingga kita dapat terjaga dari segala perbuatan maksiat. Disamping itu karena sholat lima waktu yang diwajibkan kepada kita adalah suatu amanat, maka kita masih mempunyai kewajiban untuk mewariskan kepada anak cucu kita, agar sepeninggal kita nanti mereka tetap menggantikan dan tidak menyia-nyiakan sholat.

Allah berfirman di dalam al quranulkarim:

فَخَلَفَ مِنْ بَعْدِهِمْ خَلْفٌ اَضَاعُواالصَّلاَةَ وَاتَّبَعُواالشَّهَوَاتِ فَسَوْفَ يَلْقَوْنَ غَيَّا

Kemudian sepeninggal mereka digantikan oleh pengganti yang jahat, mereka sama menyia-nyiakan sholat bahkan selalu menuruti nafsu syahwatnya, oleh sebab itu mereka nantinya akan menemui siksa.

اَعُوْذُبِاللهِ مِـنَ الشَّـيْـطَانِ الرَّجِـيْـمِ. بِسْـمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْـمِ

اِلَيْهِ مَرْجِعُكُمْ جَمِيْعًاوَعْدَاللهِ حَقًّا اِنَّه يَبْدَؤُالْخَلْقَ ثُمَّ يُعَيْدُه لِيَجْزِىَ الَّذِيْنَ آمَنُوْاوَعَمِلُواالصَّالِحَاتِ بِالْقِسْطِ وَالَّذِيْنَ كَفَرُوْا لَهُمْ شَرَابٌ مِنْ حَمِيْمٍ وَعَذَابٌ اَلِيْمٌ بِمَاكَانُوْايَكْفُرُوْنَ

بَارَكَ اللهُ لِى وَلَكُمْ فِى الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ . وَنَفَعَنِىْ وَاِيَّاكُمْ ِبمَافِيْهِ مِنَ اْلآيَاتِ وَالذِّكْرِالْحَكِيْــمِ  وَقُلْ رَبِّ اغْفِرْوَارْحَمْ وَاَنْتَ خَيْرُالرَّاحِمِيْـنَ

One comment on “Isro’ Mi’roj

  1. Saya nemu di artikel pak.
    Barang siapa yang meninggalkan sholat dan dia tidak menyesal dengan perbuatannnya, maka dosanya lebih besar dari membakar 700 Al-Qur’an, Membunuh 70 nabi, dan berzina dengan ibu kandungnya di dalam ka’bah.
    Na’udzubillahimindzalik, Allahu’alam..

    Kedai

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: