Tinggalkan komentar

Puasa 6 Hari Syawal Yang Dilakukan Terpisah

Adakalanya puasa enam hari bulan Syawal dilakukan secara terpisa-pisah (tidak beruntun), misalnya dua hari berpuasa dan dua hari berikutnya tida, begitu seterusnya hingga genap enam hari. Puasa yang dilakukan secara demikian adalah diperbolehkan, akan tetapi lebih utama jika dilakukan secara beruntun.

Sumber keterangannya diambil dari kitab Nihahatuz Zain halaman 197 dan dari kitab Duratun Nashihin halaman 71-72 sebagaimana berikut ini :

Berpuasa enam hari di bulan Syawal, berdasarkan sebuah hadist ; barangsiapa berpuasa Ramadhan lalu mengikutinya berpuasa enam hari di bulan Syawal, maka dia berarti berpuasa enam hari tersebut secara terpisah-pisah sekalipun tidak dilangsungkan setelah hari lebaran, akan tetapi jika dijalani secara beruntun dilangsungkan setelah hari lebaran adalah lebih utama. Dan hukumnya sunnah berpuasa enam hari tersebut akan menjadi tiada jika bulan Syawal telah habis. Akan tetapi kesempatan untuk mengqadha’nya di bulan-bulan yang lain masih disunnahkan. Sementara ulama ahli tahqiq dan sekelompok orang yang telah mencapai derajat wushul mengatakan bahwa yang lebih utama adalah menjalani puasa enam hari di bulan Syawal secara beruntun tanpa harus dipisah-pisah, sebab keberuntungan tersebut akan mempermudah dalam menyinari batin daripada terpisah-pisah. Oleh karena itu Sayyid Ali mengatakan ; memang patut dalam puasa enam hari ini apa yang patut dalam puasa bulan Ramadhan bahkan puasa enam hari itu harus diperketat lagi daripada puasa bulan Ramadhan. Sebab puasa enam hari itu statusnya adalah sebagai penambal. Sementara pembicaraan ini adalah tentang keutamaan. Jika puasa enam hari itu dilakukan secara dipisah-pisah atau ditangguhkan dari awal bulan Syawal, maka bagi orang yang menjalani tetap saja mendapat keutamaan mengikut sertai.

Wallahu a’lam

Sumber : Dokmen Penting tentang Masalah Agama Islam (KH Manshur Shaleh)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: